Gudang Kayu dan Bengkel Kapal di Pluit Ludes Dilalap Si Jago Merah
By Admin

Ilustrasi Gulkarmat
nusakini.com, Amukan si jago merah menghanguskan sebuah bangunan komersial yang difungsikan sebagai gudang kayu sekaligus bengkel perbaikan kapal di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Peristiwa nahas ini terjadi tepatnya di area Jalan Mandala Bahari, Rukun Tetangga 20 dan Rukun Warga 02 pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Warga setempat yang panik melaporkan kemunculan api pada pukul 22.15 Waktu Indonesia Barat kepada pihak pemadam kebakaran terdekat. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara beserta jajaran Kepulauan Seribu segera merespons panggilan darurat tersebut.
Sebanyak belasan armada pemadam berkapasitas besar langsung dikerahkan menuju titik lokasi kejadian perkara. "Sebanyak 17 mobil pemadam dengan jumlah 85 personel dikerahkan ke lokasi untuk menangani kebakaran," papar Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman.
Tim penyelamat gabungan berhasil mencapai lokasi krisis hanya dalam waktu kurang dari lima menit, yakni pada pukul 22.19 WIB. Langkah operasional yang cepat ini diambil agar rambatan kobaran api tidak membesar lalu menjalar ke area permukiman masyarakat.
Proses pendinginan secara menyeluruh dan pemadaman total baru dapat dinyatakan rampung menjelang dini hari pada pukul 00.40 WIB. Beruntung, insiden yang melanda area seluas kurang lebih 300 meter persegi ini dipastikan tidak menelan korban jiwa maupun korban luka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, pemicu kebakaran malam itu diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik bangunan. "Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tegas Gatot saat memberikan konfirmasi lebih lanjut.
Salah satu saksi mata sekaligus pelapor bernama Willi mengaku melihat kobaran api menyala pertama kali dari arah area penyimpanan material kayu. Ia langsung bergegas menghubungi layanan nomor darurat agar penanganan dapat dilakukan secara profesional dan tepat sasaran.
Kesigapan seluruh petugas pemadam di lapangan mendapat apresiasi positif dari warga sekitar yang merasa terselamatkan. "Tidak sampai lima menit kemudian petugas sampai dan langsung melakukan proses pemadaman," puji Willi di sekitar lokasi kejadian. (*)